Rayakan HUT ke-30 APJII, FiberHome pertegas komitmen akselerasi transformasi digital nasional melalui penyediaan solusi infrastruktur jaringan internet terkini yang cepat, stabil, dan efisien bagi para penyedia layanan internet.
Digitnesia.com, Jakarta – FiberHome menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi transformasi digital nasional dengan menghadirkan solusi infrastruktur telekomunikasi terintegrasi. Dukungan ini diwujudkan melalui partisipasi perusahaan dalam perayaan HUT ke-30 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
FiberHome memperkenalkan beragam inovasi untuk menjawab kebutuhan jaringan yang cepat, stabil, dan efisien di era cloud serta kecerdasan buatan (AI). Solusi end-to-end ini dirancang khusus membantu penyelenggara jasa internet (ISP) memperluas jangkauan sekaligus menjaga keandalan operasional.
Portofolio yang dipamerkan mencakup teknologi broadband terkini, mulai dari Wi-Fi 7, Wi-Fi 6 Optical Network Terminal (ONT), hingga platform Optical Line Terminal (OLT) generasi terbaru. Perangkat ini ditujukan untuk mendukung konektivitas di berbagai sektor, mulai dari kawasan hunian, perkantoran, hingga institusi pendidikan.
Perusahaan juga memamerkan solusi transport optik melalui platform FONST dan perangkat Ethernet Switch. Teknologi tersebut dihadirkan untuk menopang pembangunan jaringan metro berkapasitas besar.
Demi mendukung efisiensi energi, FiberHome turut memperkenalkan Smart Lithium Battery dan Embedded Rectifier Power Supply. Teknologi ini diklaim mampu menjaga kontinuitas layanan sekaligus menekan biaya operasional bagi operator di berbagai wilayah.
CEO PT FiberHome Technologies Indonesia, Jason Lin, mengapresiasi peran strategis APJII dalam membangun ekosistem internet nasional selama tiga dekade terakhir. Ia menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam membantu ISP membangun jaringan yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“FiberHome bangga dapat terus mendukung perjalanan tersebut melalui teknologi yang membantu ISP membangun jaringan yang lebih cepat, lebih andal, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan,” ujar Jason.
Menurut Jason, kolaborasi antara penyedia teknologi, ISP, dan pemerintah menjadi fondasi utama pemerataan akses internet. Sinergi ini dinilai krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa depan.