Pasar tablet global alami penurunan pengiriman 9,9 persen di kuartal kedua 2026, meski Apple tetap memimpin pasar, sementara Lenovo menjadi satu-satunya vendor besar yang mencatatkan pertumbuhan positif yang signifikan.
Digitnesia.com, Jakarta – Industri tablet global mengalami tekanan berat pada kuartal kedua (Q2) 2026 dengan penurunan pengiriman 9,9 persen menjadi 35,5 juta unit. Kondisi pasar yang lesu ini turut mengoreksi pendapatan tahunan iPad Apple sebesar 5 persen.
Laporan terbaru dari firma riset Omdia menunjukkan anjloknya pengiriman tablet secara global. Fenomena ini tergolong langka, mengingat periode tersebut biasanya menjadi momentum lonjakan penjualan menjelang musim kembali ke sekolah.
Meski pengiriman iPad turun 7,5 persen, Apple masih memimpin pasar global dengan volume 13,5 juta unit. Perusahaan asal Cupertino ini kini menguasai 37,8 persen pangsa pasar tablet dunia.
Samsung menempati posisi kedua dengan pengiriman 5,8 juta unit atau setara 16,3 persen pangsa pasar. Selanjutnya, Lenovo menyusul dengan 11,1 persen, Xiaomi 8 persen, dan Huawei 7,7 persen.
Berbeda dengan para pesaingnya, Lenovo menjadi satu-satunya vendor dalam jajaran lima besar yang mencatatkan pertumbuhan positif. Pengiriman perangkat Lenovo melonjak tajam 27,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, vendor di luar lima besar kini hanya mencakup 19,1 persen total pasar. Secara kolektif, kelompok tersebut mengalami penurunan pengiriman sebesar 23,5 persen secara tahunan.