Jaga Integritas Karya Musik, Lorde Kritik Fitur Kecerdasan Buatan Spotify

Lorde kritik tajam fitur AI Spotify karena menyajikan informasi keliru serta menolak penggunaan kacamata teknologi Meta yang dianggap tidak seksi karena mengaburkan batas antara realitas dan dunia maya.

Lorde Kritik Spotify, Sebut Ringkasan Makna Lagu Hasil AI Nggak Akurat

Digitnesia.com, Jakarta – Penyanyi asal Selandia Baru, Lorde, melayangkan kritik tajam terhadap fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru Spotify, “About the Song”. Ia menegaskan publik tidak membutuhkan teknologi yang justru menyajikan informasi keliru mengenai karya musik.

Kritik tersebut muncul setelah fitur AI Spotify memberikan deskripsi tidak akurat terkait lagu “Current Affairs”. Layanan itu mengeklaim pelantun “Royals” tersebut tampil mengenakan pakaian dalam saat konser, sebuah pernyataan yang dibantah tegas oleh sang artis.

“Hei Spotify, saya akan mengatakan bahwa kami tidak menginginkan ini,” tulis Lorde melalui unggahan tangkapan layar yang menampilkan deskripsi keliru tersebut.

Lorde menilai rangkuman otomatis berbasis AI berisiko membatasi ruang interpretasi pendengar. Ia berpendapat teknologi tersebut mereduksi makna lagu dan menuntut agar artis diberikan kewenangan untuk menolak fitur ini.

Selain menyoroti Spotify, Lorde juga melontarkan kritik keras terhadap penggunaan kacamata AI buatan Meta saat ia tampil di festival Mad Cool, Madrid. Ia menilai perangkat digital tersebut tidak menarik karena mengaburkan batas antara realitas dan dunia maya.

“Persetan dengan kacamata itu. Jangan pakai kacamata itu. Tidak seksi,” ujar Lorde dengan tegas.

Menanggapi protes tersebut, juru bicara Spotify menyatakan fitur “About the Song” saat ini masih dalam tahap pengembangan beta. Pihaknya mengolah data dari berbagai artikel daring untuk memenuhi rasa ingin tahu pengguna mengenai cerita di balik lagu.

Spotify berjanji akan terus meningkatkan akurasi data dalam fitur mereka. “Ketika ada informasi yang keliru, kami bergerak cepat untuk memperbaikinya. Memastikan informasi yang ditampilkan akurat adalah hal yang penting,” ungkap juru bicara tersebut.

Rekomendasi