Kementerian Komunikasi dan Digital memanggil manajemen YouTube untuk meminta pertanggungjawaban terkait maraknya promosi rokok elektronik yang melibatkan anak di bawah umur pada konten siaran langsung kreator.
Digitnesia.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memanggil manajemen YouTube untuk meminta pertanggungjawaban terkait maraknya promosi rokok elektronik atau vape yang melibatkan anak di bawah umur. Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut atas temuan siaran langsung seorang kreator konten yang mempromosikan produk tersebut.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada pihak YouTube. Manajemen platform tersebut dijadwalkan hadir untuk memberikan penjelasan dalam tiga hari ke depan.
Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas konten siaran langsung kreator Muhammad Jannah alias Bigmo yang diduga melibatkan anak-anak. Sebelumnya, Komdigi juga telah melayangkan surat teguran pertama kepada platform tersebut pada Minggu (2/8/2026).
Meutya menilai YouTube tidak konsisten dalam menjalankan moderasi konten. Ia menyebut lolosnya materi promosi rokok elektronik menandakan lemahnya pengawasan platform terhadap konten yang membahayakan publik.
Praktik promosi ini melanggar Undang-Undang Kesehatan yang melarang promosi rokok elektronik. Tindakan tersebut juga bertentangan dengan pedoman komunitas YouTube yang secara eksplisit melarang kreator mempromosikan produk bernikotin.
“Hal ini membahayakan anak-anak dan masyarakat luas jika dibiarkan tanpa aturan yang tertib. Kami akan menindak tegas setelah peringatan yang telah diberikan,” tegas Meutya, Senin (3/8/2026).
Terkait sanksi, Meutya menegaskan bahwa fokus kementeriannya adalah pada tanggung jawab penyedia platform digital. Pihaknya berkomitmen memastikan platform menyediakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.
Sementara itu, terkait dugaan pelanggaran hukum oleh oknum kreator, Komdigi menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. “Fokus kami di Komdigi adalah pelanggaran yang dilakukan oleh platformnya,” pungkasnya.