Tingkatkan efisiensi operasional dan keamanan dokumen, MINISO Indonesia resmi mengimplementasikan VIDA Sign untuk memodernisasi manajemen administrasi bisnis melalui integrasi tanda tangan elektronik dan verifikasi biometrik yang mutakhir.
Digitnesia.com, Jakarta – MINISO Indonesia resmi mengimplementasikan VIDA Sign untuk memodernisasi manajemen dokumen di seluruh lini operasional perusahaan. Langkah strategis ini bertujuan mengoptimalkan efisiensi administratif sekaligus menjamin legalitas transaksi bisnis.
Sebelumnya, perusahaan ritel ini sangat bergantung pada pengelolaan dokumen fisik. Proses tersebut dinilai tidak efisien karena memakan waktu lama serta biaya yang besar.
Distribusi dokumen antarkota yang tersebar luas sering memicu kendala operasional. Risiko keterlambatan, kehilangan dokumen, hingga kebutuhan cetak ulang akibat revisi menjadi tantangan utama.
Saat ini, MINISO Indonesia mampu memproses lebih dari 400 dokumen setiap bulan secara digital. Integrasi tanda tangan elektronik dan e-meterai dalam satu alur kerja terbukti efektif memangkas ketergantungan pada berkas fisik.
HRIS Supervisor MINISO Indonesia, Syaka Safiya, mengatakan pihaknya membutuhkan solusi yang mampu mempercepat administrasi sekaligus memberikan jaminan keamanan hukum yang kuat.
“Kami memilih VIDA Sign karena menawarkan proses penandatanganan digital yang mudah digunakan serta memberikan lapisan keamanan tambahan melalui verifikasi biometrik,” ujar Syaka.
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kemitraan ini membuktikan bahwa transformasi digital di industri ritel harus berlandaskan pada kepercayaan dan keamanan.
“Kami senang dapat mendukung MINISO Indonesia dalam menghadirkan sistem administrasi yang lebih modern. Ini bukan sekadar tentang kecepatan, melainkan membangun fondasi keamanan dalam setiap proses bisnis,” kata Niki.
Hingga kini, layanan VIDA Sign telah digunakan oleh lebih dari 17.000 akun bisnis di Indonesia. Adopsi teknologi ini mencerminkan kebutuhan industri terhadap sistem administrasi yang terverifikasi dan terlindungi dari risiko penipuan digital.