Perluas Pasar Flagship, Vivo Segera Hadirkan X500 Pro Max dan X Fold6

Vivo segera hadirkan flagship X500 Pro Max dan ponsel lipat X Fold6 ke pasar Indonesia setelah resmi kantongi sertifikasi TKDN dengan spesifikasi kamera dan performa yang sangat gahar.

Lolos TKDN, vivo X500 Pro Max dan vivo X Fold6 Siap Hadir di Indonesia?

Digitnesia.com, Jakarta – Smartphone flagship terbaru vivo, X500 Pro Max, segera meluncur di pasar global setelah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Perangkat dengan nomor model V2610 ini mencatatkan nilai TKDN sebesar 40,33 persen.

Meski rincian spesifikasi teknis belum resmi diumumkan, nomor model V2610 diyakini sebagai penerus seri X300. Kehadirannya dalam database P3DN Kemenperin menjadi sinyal kuat bahwa ponsel ini akan segera dipasarkan di Indonesia setelah meluncur di China.

Bocoran spesifikasi X500 Pro Max menunjukkan peningkatan signifikan pada sektor layar, performa, dan kamera. Perangkat ini dikabarkan mengusung layar OLED LTPO 6,85 inci beresolusi 2K dengan refresh rate 144Hz serta sensor sidik jari ultrasonik.

Pada sektor dapur pacu, vivo mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600 versi Pro. Kebutuhan daya perangkat ini ditopang baterai jumbo berkapasitas 8.000mAh yang mendukung pengisian cepat kabel maupun nirkabel.

Sektor fotografi menjadi daya tarik utama dengan konfigurasi kamera premium. Ponsel ini dilengkapi sensor utama 50MP Sony LYT-838 dengan teknologi LOFIC, kamera ultrawide 50MP, serta kamera telefoto periskop 200MP.

Selain X500 Pro Max, vivo juga tengah menyiapkan ponsel lipat generasi terbaru, vivo X Fold6. Perangkat dengan nomor model V2559 ini pun telah terdaftar dalam proses sertifikasi di Indonesia.

X Fold6 menarik perhatian karena menjadi ponsel lipat pertama vivo yang mengadopsi chipset MediaTek. Perangkat ini hadir dengan layar utama AMOLED 8,02 inci berbahan material Samsung M14 yang memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits.

Peningkatan signifikan pada X Fold6 terletak pada sektor kamera yang mengusung sensor 200MP Samsung HPB dengan dukungan OIS. Sistem kameranya juga kompatibel dengan aksesori vivo ZEISS Teleconverter G2 untuk menunjang kebutuhan fotografi profesional.

Untuk performa, vivo membekali seri lipat ini dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dipadukan dengan cip pencitraan vivo V3+. Perangkat ini didukung baterai Blue Ocean 7.000mAh, menjadikannya baterai terbesar yang pernah disematkan vivo pada ponsel lipat.

Langkah pendaftaran dua perangkat premium ini menunjukkan ambisi besar vivo menguasai pasar flagship global. Saat ini, publik menanti pengumuman resmi mengenai jadwal peluncuran kedua ponsel tersebut di Indonesia.

Rekomendasi