Vivo resmi meluncurkan Vivo Y500 di Pakistan dengan keunggulan baterai jumbo 8.100mAh, layar AMOLED 1.5K yang terang, serta ketahanan standar militer, menjadikannya pilihan tangguh di kelas menengah global.
Digitnesia.com, Jakarta – Vivo resmi meluncurkan smartphone kelas menengah terbarunya, Vivo Y500, di pasar Pakistan. Perangkat ini menandai debut perdana seri Y500 secara global di luar pasar China.
Daya tarik utama ponsel ini terletak pada kapasitas baterai jumbo sebesar 8.100mAh. Kapasitas tersebut menjadi yang terbesar yang pernah disematkan Vivo pada perangkat untuk pasar global.
Sektor layar mengusung panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K. Layar ini menawarkan tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nits dengan rasio screen-to-body sebesar 94,47 persen.
Vivo turut menyematkan sertifikasi SGS Low Blue Light dan fitur Sunlight Readable Display untuk kenyamanan visual. Tersedia pula Gaming Eye Protection guna meminimalisir kelelahan mata saat penggunaan durasi panjang.
Performa perangkat disokong chipset Unisoc T7300 yang dipadukan dengan RAM 8GB. Pengguna dapat memilih opsi penyimpanan internal 128GB atau 256GB dengan dukungan konektivitas 4G LTE.
Untuk pengisian daya, Vivo menghadirkan teknologi 44W FlashCharge. Perusahaan juga melengkapi ponsel ini dengan sistem pendingin vapor chamber seluas 3.000 mm² untuk menjaga kestabilan suhu.
Pada sektor fotografi, terdapat kamera utama 50MP dengan sensor Sony IMX852 dan kamera sekunder 2MP. Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video ditunjang kamera depan beresolusi 32MP.
Perangkat ini menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Ketangguhan fisik ponsel dibuktikan melalui sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan air dan debu, serta standar militer MIL-STD-810H.
Fitur pelengkap lainnya mencakup speaker stereo ganda, Bluetooth 5.4, sensor sidik jari di bawah layar, dan jack audio 3,5 mm. Smartphone ini hadir dalam dua pilihan warna, yakni Pearl White dan Midnight Blue.
Di pasar Pakistan, varian 8GB/128GB dijual seharga PKR 99.999 atau sekitar Rp5,8 juta. Adapun varian 8GB/256GB dibanderol PKR 109.999 atau sekitar Rp6,4 juta.
Setelah Pakistan, Vivo berencana memperluas jangkauan pasar smartphone ini ke wilayah lain. Arab Saudi dan Kazakhstan disebut-sebut menjadi target pemasaran berikutnya dalam waktu dekat.