Google bersiap meluncurkan Pixel 11a dengan chipset Tensor G6 dan modem MediaTek terbaru guna meningkatkan efisiensi daya, performa AI, serta layar yang lebih terang untuk lini ponsel menengah.
Digitnesia.com, Jakarta – Google bersiap memperkuat lini ponsel kelas menengah melalui seri Pixel 11a yang spesifikasinya mulai terungkap ke publik. Perangkat dengan kode internal “Formosan” ini dikabarkan bakal mengusung chipset terbaru Tensor G6 dan modem MediaTek M90.
Perubahan signifikan terletak pada penggunaan modem MediaTek M90 yang menggantikan modem Samsung Exynos. Langkah ini diprediksi mampu meningkatkan efisiensi daya sekaligus menuntaskan keluhan pengguna terkait isu panas berlebih.
Di sektor performa, chipset Tensor G6 berkode “Malibu” akan dipadukan dengan chip keamanan Titan M3. Kombinasi ini diklaim memberikan stabilitas sistem dan proteksi data yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Sisi visual Pixel 11a ditingkatkan melalui panel OLED 6,3 inci beresolusi 1080 x 2424 piksel. Layar ini didukung refresh rate adaptif 120Hz dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.350 nits.
Untuk mendukung mobilitas, Google menyematkan RAM 8GB dan baterai berkapasitas 4.870 mAh. Perangkat ini diproyeksikan membawa teknologi pengisian daya cepat kelas premium meski detail teknisnya belum terungkap.
Pengalaman fotografi dan komunikasi turut ditingkatkan melalui sensor kamera depan baru berkode “dokkaebi”. Peningkatan sensor ini akan dioptimalkan oleh pemrosesan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) khas ekosistem Pixel.
Dari segi desain, Google menawarkan empat pilihan warna minimalis, yakni Obsidian, Olive, Frost, dan Fog. Nilai jual utama tetap difokuskan pada pengalaman Android murni dan integrasi fitur AI melalui Gemini.
Hingga saat ini, Google belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal peluncuran produk tersebut. Sejumlah laporan menyebutkan Pixel 11a diperkirakan meluncur bersama keluarga seri Pixel 11 pada Agustus 2026.