XLSMART Kolaborasi Kemnaker Ciptakan 1.000 Talenta Digital Siap Kerja

XLSMART dan Kemenaker luncurkan Future Ready, program komprehensif tingkatkan kompetensi digital, magang, dan peluang kerja bagi talenta muda sambut Indonesia Emas 2045.

Targetkan 1.000 Talenta Digital Siap Kerja, Ini Konsep yang Diterapkan XLSMART Future Ready

Digitnesia.com, Jakarta – XLSMART meluncurkan program Future Ready sebagai inisiatif kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk mengatasi kesenjangan kompetensi talenta digital di Indonesia. Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital terintegrasi yang mencakup pelatihan, sertifikasi, mentoring, magang, hingga akses ke peluang kerja.

XLSMART menargetkan percepatan lahirnya talenta digital unggul sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Kondisi bonus demografi Indonesia dengan 68 persen penduduk usia produktif belum sepenuhnya diimbangi oleh kompetensi tenaga kerja yang sesuai kebutuhan industri digital.

Survei menunjukkan bahwa 90 persen pekerjaan masa depan akan membutuhkan kemampuan digital dasar, sementara tiga dari sepuluh perusahaan masih kesulitan mencari talenta digital siap pakai. Kebutuhan akan keahlian seperti kecerdasan buatan (AI), analisis data, komputasi awan, dan keamanan siber terus meningkat seiring dengan transformasi digital di berbagai sektor.

Program Future Ready hadir sebagai ekosistem komprehensif yang menghubungkan proses pembelajaran hingga peserta siap mendapatkan pekerjaan. Pendekatan menyeluruh ini membedakannya dari program pengembangan kompetensi umum, dengan mengintegrasikan seluruh tahapan perjalanan peserta.

Peserta akan dibekali pembelajaran digital, pelatihan kompetensi, sertifikasi industri, dan pendampingan praktisi. Mereka juga berpeluang untuk magang dan direkrut melalui mitra industri. Program ini mengusung konsep learning to earning, di mana hasil pelatihan berujung pada kesempatan kerja yang relevan.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, mengapresiasi kolaborasi XLSMART yang dinilai mampu menjembatani kompetensi dengan kebutuhan industri. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menghadapi transformasi dunia kerja. “Program seperti Future Ready mampu melahirkan talenta digital yang adaptif dan kompetitif,” ujar Prof. Yassierli, yang dinilai akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyoroti pentingnya sumber daya manusia digital di era transformasi digital. Ia berpendapat bahwa tantangan terbesar di Indonesia bukanlah kekurangan program pelatihan, melainkan kesulitan menghubungkan pembelajaran dengan kesempatan kerja nyata.

Future Ready merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan XLSMART. Program ini mengintegrasikan pembelajaran, keterampilan, sertifikasi, mentoring, magang, dan peluang kerja. “Kami menargetkan setidaknya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang atau pekerjaan melalui kolaborasi dengan mitra industri,” ungkap Rajeev.

Secara keseluruhan, program Future Ready menargetkan jangkauan 1 juta talenta muda, penerbitan 10.000 sertifikat penyelesaian pelatihan, dan kesempatan magang atau pekerjaan bagi 1.000 peserta. XLSMART telah menggandeng mitra strategis seperti ZTE dan Eka Tjipta Foundation, serta berencana memperluas kolaborasi dengan perusahaan teknologi dan institusi pendidikan lainnya.

Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara XLSMART dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, sebagai penguatan sinergi pengembangan talenta digital nasional. Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, menyatakan bahwa program disusun berdasarkan kebutuhan industri terkini dan perusahaan akan terus memperluas kolaborasi.

XLSMART menilai pemerataan akses digital harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi masyarakat. Program Future Ready diharapkan mampu mempercepat lahirnya talenta digital yang kompetitif, meningkatkan produktivitas nasional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Rekomendasi