Jamin Privasi Pelanggan, Operator Seluler Sediakan Bilik Registrasi Biometrik Khusus

Operator seluler kini sediakan bilik privasi untuk registrasi biometrik pelanggan. Menkomdigi Meutya Hafid tegaskan langkah ini sebagai bentuk layanan inklusif yang menjaga kenyamanan serta privasi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Registrasi Biometrik di Gerai, Ada Bilik Khusus Buat Pengguna Hijab

Digitnesia.com, Jakarta – Operator seluler di seluruh Indonesia kini menyediakan bilik khusus di gerai-gerai layanan untuk mendukung registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Fasilitas ini dihadirkan guna menjamin privasi pelanggan saat melakukan proses pengenalan wajah.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengapresiasi inovasi tersebut saat meninjau penerapan regulasi biometrik, Rabu (29/7). Ia menegaskan pentingnya menciptakan sistem verifikasi data yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Saya senang sekali disampaikan bahwa di beberapa gerai operator tersedia bilik khusus bagi mereka yang menggunakan hijab atau jilbab,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, bilik tersebut memberikan kenyamanan bagi pelanggan yang harus membuka penutup wajah untuk keperluan pemindaian. Ia berharap operator seluler memperluas penyediaan fasilitas serupa ke seluruh gerai nasional.

“Ini inklusif bagi semua. Perempuan yang merasa tidak nyaman melakukan verifikasi di ruang publik kini bisa masuk ke bilik privat tersebut,” tambahnya.

Selain bagi pengguna berhijab, Meutya juga mendesak operator untuk menyiapkan akses yang ramah bagi penyandang disabilitas. Ia menekankan bahwa inklusivitas harus menjadi standar utama dalam pelayanan registrasi pelanggan di Indonesia.

Direktorat Jenderal Ekosistem Digital (DJED) Komdigi kini terus memantau efektivitas program tersebut di lapangan. Mereka memastikan petugas tetap mendampingi pelanggan secara profesional sembari menjaga kerahasiaan data pribadi.

Registrasi biometrik untuk aktivasi kartu SIM telah diwajibkan sejak 1 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan amanat Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026 yang sebelumnya telah melalui tahap uji coba.

Rekomendasi