Digitnesia.com – Waspada, Celah Keamanan pada AirDrop dan Quick Share Ancam Miliaran Pengguna Miliaran pengguna ponsel pintar di seluruh dunia saat ini perlu meningkatkan kewaspadaan terkait fitur berbagi data cepat, yakni Quick Share dan AirDrop.
Berdasarkan temuan tim peneliti dari CISPA Helmholtz Center for Information Security, sebagaimana dikutip dari Detik iNET, ditemukan celah keamanan yang berpotensi dimanfaatkan oleh peretas untuk melumpuhkan fitur tersebut.
Peretas dapat melancarkan aksinya menggunakan laptop yang terhubung ke jaringan Wi-Fi, dengan radius jangkauan 10 hingga 30 meter dari target.
Pada ekosistem Apple, kelemahan ini menyerang daemon di latar belakang sistem, yaitu komponen yang bertanggung jawab mengendalikan AirDrop, AirPlay, Handoff, Universal Clipboard, hingga Continuity Camera. Serangan ini cukup sederhana namun efektif.
Sistem dapat mengalami gangguan atau crash hanya dengan satu permintaan yang diformat secara keliru. Jika serangan dilakukan secara berulang dalam hitungan detik, fitur-fitur tersebut dapat mengalami kelumpuhan permanen.
Tidak hanya di perangkat Apple, peneliti juga melakukan pengujian pada fitur Quick Share di Samsung Galaxy S23 Ultra dan aplikasinya di Windows.
Hasilnya, ditemukan celah yang memungkinkan peretas melewati proses otentikasi krusial, termasuk adanya bug kerusakan memori pada Windows.
Meski demikian, pengguna Android dan iPhone bisa bernapas lega karena celah siber ini tidak dirancang untuk mencuri dokumen atau foto pribadi milik korban.
Dampak utama dari eksploitasi bug ini sebatas pada gangguan operasional saat pengguna ingin mengirimkan data. Hal tersebut sebagaimana dikutip dari Android Authority pada Kamis, 2 Juli 2026.
Menanggapi temuan ini, langkah mitigasi telah dilakukan oleh pihak pengembang. Apple dilaporkan sudah menutup satu dari tiga celah yang ditemukan melalui pembaruan sistem terbaru.
Sementara itu, Google telah mendistribusikan perbaikan untuk aplikasi Quick Share di platform Windows, dengan koordinasi lebih lanjut terkait masalah lainnya yang masih terjadi.
Sebagai langkah preventif, pengguna diimbau untuk segera mengubah pengaturan visibilitas Quick Share dan AirDrop.
Ubahlah pengaturan dari mode “Semua Orang” menjadi “Hanya Kontak” guna mencegah pihak tak dikenal mengeksploitasi celah keamanan tersebut pada perangkat Anda.